SOSIALISASI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DAN GERAKAN 20 DETIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN Oleh : Yanna Wari Harahap, SKM, M.P.H

0
1696

SOSIALISASI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DAN GERAKAN 20 DETIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN

Oleh : Yanna Wari Harahap, SKM, M.P.H

Coronavirus atau Covid-19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernapasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Penyakit ini terutama menyebar di antara orang-orang melalui tetesan pernapasan dari batuk dan bersin.
Melihat semakin meningkatnya angka kematian dan kesakitan penyakit Covid-19 maka sangat diperlukan peran dari seluruh masyarakat Indonesia dalam rangka pencegahan penularan Covid-19. Aktifititas luar rumah masyarakat di Kota Padangsidimpuan, dapat dikatakan belum seutuhnya dapat diberhentikan, tentu masih ada yang harus bekerja seperti biasa. Kemudian, tentunya tingkat keluar rumah akan meningkat pada bulan Mei (Bulan Suci Ramadhan). Berdasarkan hal tersebut maka kita melakukan upaya sosoialisasi mengenai Covid-19, upaya pencegahan yang dapat dilakukan dan tindakan tepat dalam percepatan penuruan Covid-19. Kegiatan sosialisasi kita lakukan dalam bentuk penyampaian informasi melalui media cetak (Pemajangan Poster) dan elektronik (media sosial : whatsapp, facebook, instagram, dll).
Bentuk sosialisasi menggunakakan media cetak Poster telah dilakukan di Sigiring-giring, Padangsidimpuan Utara, kedepannya juga akan melakukan perluasan sosialisasi ke wilayah di Kota Padangsidimpuan. Sebagian Upaya pencegahan dengan “Tetap dirumah (Stay at Home) and Bekerja dari rumah (Work From Home) merupakan langkah tepat yang harus kita lakukan bersama. Namun disamping itu dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 semua masyarakat dianjurkan untuk memiliki Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dengan tujuan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Penerapan PBHS perlu dilakukan semua masyarakat berupa menjaga kebersihan indiviu (personal hygene) dan imunitas tubuh (daya tahan tubuh) dalam keadaan baik. Bentuk kebersihan individu yang dapat dilakukan yaitu dengan menyadari bahwa pentingnya menerapkan perilaku cuci tangan pakai sabun dalam kehidupan sehari-hari.
Perlu diingat bahwa virus Covid-19 akan ditularkan oleh orang yang didiagnosis mengalami Covid-19 melalui pemeriksaan medis. Namun, yang perlu kita pahami adalah Covid-19 memiliki masa inkubasi selama 14 hari. Artinya, seseorang dapat saja sebenarnya telah terinfeksi virus korona tapi tidak menunjukkan gejala penyakit sama sekali selama 14 hari atau bahkan lebih, tergantung pada imunitas tubuh. Dan akan memberikan hasil terhadap seseorang dinayatakan positif korona (Covid-19) berdasarkan hasil pemeriksaan medis. Jadi, perlu diwaspadai adalah kita tidak tahu siapa yang terinfeksi virus korona disekitar kita. Sehingga, setiap individu perlu menyadari hal ini untuk memutus rantai penularan.
Untuk itu kita perlu menjaga diri agar tidak terinfeksi. Beberapa upaya yang dapat dilakukan menurut WHO (https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public, 2020) yaitu:
1. Rutin Cuci tangan pakai sabun
2. Menghindari keramaian
3. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut
4. Tutup mulut saat bersin menggunakan siku, sapu tangan atupun gunakan masker
5. Jika mengalami demam, batuk dan kesulitan bernafas, hubungi petugas kesehatan
6. Ikuti petunjuk pemerintah dan anjuran tenaga kesehatan

GERAKAN 20 DETIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CPTS)
Rutin dan selalu menjaga kebersihan tangan baik dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air, pembersih tangan mengandung alcohol (handsanitizer), karena tindakan tersebut dapat membunuh virus, dan bakteri yang ada ditangan. Hal yang terbaik dilakukan adalah cukup mencuci tangan pakai sabun dan air saja.

Langkah-langkah CPTS yang dapat dilakukan yaitu:
1. Basahi tangan dengan menggunakan air
2. Pakai sabun cair atau sabun kecil
3. Gosoklah kedua telapak tangan dengan arah memutar
4. Gosok sela-sela jemari, dan jempol secara bergantian
5. Bersihkan telapak tangan dengan kuku-kuku secara bergantian
6. Gosok bagian punggung telapak tangan secara bergantian
7. Cuci tangan dengan air bersih dan mengalir
8. Keringkan tangan dengan handuk tangan, sapu tangan atau tisu

Mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan menggunakan sabun akan mampu mebersihkan semua permukaan tangan. Dengan menerapkan langkah-langkah yang tepat tentu akan menggosok seluruh permukaan secara keseluruhan, sehingga virus, bakteri ataupun kuman yang ada disela-sela jari, punggung tangan, dan kuku jemari dapat dihilangkan dengan sabun dan air mengalir.
KENAPA KITA HARUS MENERAPKAN CTPS?
Dalam kehidupan sehari-hari kegiatan kita didominasi oleh tangan. Semua kegiatan kita akan melibatkan tangan, seperti makan, mengasuh anak, mememasak, mencuci, membersihkan rumah, belanja, berjabat tangan, dan lain sebagainya. Jadi adanya peningkatan dan perpindahan virus, bakteri pada tangan kita sangat tinggi. Penyakit yang diakibatkan oleh virus dan bakteri akan sangat mudah menginfeksi tubuh saat kebersihan tangan tidak terjaga.
Kejadian wabah penyakit korona (Covid-19) sekarang ini yang sedang tengah kita alami memiliki tipe penularan yang sangat cepat. Virus Covid-19 dapat menempel menempel dibenda-benda mati yang sering disentuh oleh tangan. Sifat virus Covid-19 akan bertahan dalam waktu 3-4 jam bahkan lebih pada benda-benda mati baik permukaan gagang pintu, meja, kertas, plastik, baju, dan tangan. Untuk itu kita perlu waspada dengan menerapkan perilaku PHBS berupa CTPS sebelum dan sesudah melakukan suatu aktifitas dalam kehidupan sehari-hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here