104 Warga Sibanggor yang Dibawa ke Rumah Sakit, Tinggal 1 Orang Dirawat

Madina,Sumtengpos – Pasien yang diduga keracunan gas H2S dari Sibanggor Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dirawat di RSUD Panyabungan dan RS Permata tinggal satu orang.

Humas RS Permata Madina Ali Mukmin Harahap mengatakan, pagi ini tinggal 1 orang pasien yang dirawat. Lainnya sudah pulang ke rumah masing-masing.

“Dari 57 orang yang sempat dirawat, semua sudah pulang, tinggal satu orang lagi,” kata Mukmin.

Mukmin menjelaskan, dokter telah mengimbau pasien yang sempat dirawat tersebut apabila masih ada kendala kesehatan agar datang untuk berobat jalan.

“Kalau masih ada gangguan kesehatan untuk pasien yang kita tangani dari Sibanggor disuruh datang berobat jalan,” jelasnya.

Terkait biaya pengobatan pasien tersebut, Ali Mukmin mengaku semuanya ditanggung oleh PT. Sorik Marapi Geotermal Power (SMGP).

Sementara pegawai RSUD Panyabungan Batara Guru juga mengaku 47 pasien yang dirawat mulai awal hingga hari ini pukul 10.00 Wib sudah pulang.

“Terakhir tadi pagi pukul 10.00 Wib pasien yang terakhir masuk sudah pulang,” ungkapnya.

Data pasien pada dua rumah sakit tersebut warga Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga yang sempat dirawat berjumlah 104 orang. 57 di RS Permata Madina dan 47 di RSUD Panyabungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here