Padangsidimpuan, Sumtengpos- Nasaruddin Umar secara resmi melantik Sumper Mulia Harahap sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan masa bhakti 2026–2030.
Pelantikan berlangsung di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Selasa 10/03/2026.
Pelantikan tersebut hanya berselang dua hari setelah Sumper Mulia Harahap dikukuhkan sebagai Guru Besar di UIN Syahada Padangsidimpuan bersama Muhammad Darwis Dasopang serta lima profesor lainnya.
Selain melantik Sumper Mulia Harahap, Menteri Agama juga melantik lima pimpinan perguruan tinggi keagamaan negeri lainnya di lingkungan Kementerian Agama, yakni Khairudin sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Wan Jamaluddin Z sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Musahadi sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Adnan Mahmud sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri Ternate, serta Hendry Yoshua Nanlohy sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani.
Menteri Agama Nasaruddin Umar berpesan agar para pimpinan perguruan tinggi yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi teladan di lingkungan kampus.
“Saya harap para rektor yang baru dilantik dapat menjadi contoh dan teladan di kampus, baik dalam urusan ibadah, akademik, maupun sebagai tokoh di masyarakat. Jadilah teladan bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Menag juga menegaskan bahwa para rektor yang dilantik telah melalui proses panjang mulai dari tahap penjaringan, seleksi, hingga wawancara. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar para pimpinan perguruan tinggi mampu menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, terutama di era perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
“Tantangan kita ke depan semakin berat. Saudara harus berhati-hati dan teliti dalam memimpin kampus, jangan sampai muncul hal-hal negatif yang bisa menjadi viral,” katanya.
Menurut Nasaruddin Umar, keberhasilan seorang rektor tidak hanya diukur dari jumlah sarjana atau profesor yang dihasilkan, tetapi juga dari sejauh mana perguruan tinggi mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendekatkan umat kepada ajaran agama.
Tiga Target Utama
Usai dilantik, Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof. Sumper Mulia Harahap menyampaikan tiga target utama pada awal masa kepemimpinannya.
Pertama, penguatan program Tri Dharma Perguruan Tinggi agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kedua, penguatan tata kelola kelembagaan termasuk percepatan digitalisasi kampus. Ketiga, penguatan aspek Badan Layanan Umum (BLU) untuk meningkatkan kemandirian institusi.
Dengan tiga fokus prioritas tersebut, Sumper optimistis UIN Syahada Padangsidimpuan dapat berkembang lebih maju.
“Kami memohon dukungan dari semua pihak agar dapat menakhodai UIN Syahada menjadi lebih baik dan maju,” ujarnya.
Ia juga menegaskan siap menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Menurutnya, UIN Syahada bukanlah lingkungan yang asing bagi dirinya, mengingat sebelumnya ia juga merupakan bagian dari keluarga besar kampus tersebut sebelum menjabat sebagai Ketua STAIN Mandailing Natal.
“UIN Syahada tidak asing bagi saya. Karena sebelum menjabat sebagai Ketua STAIN Madina, saya juga bagian dari keluarga besar kampus ini, dan kini mendapat amanah sebagai Rektor UIN Syahada,” pungkasnya.


















