JMSI Tabagsel Hadirkan Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Padangsidimpuan, Sumtengpos- JMSI Tabagsel Hadirkan Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Sekretariat Jalam Imam Bonjol Depan Pabrik Es Kota Padangsidimpuan Kamis, 12/3/2026.

Adapun pengurus JMSI Tabagsel yang hadir Ketua Yusrizal Nasution, Sekretasi Teruna Abadi Lubis , Bendahara Zia Ul haq Nasution berserta Wakil Ketua dan Para Ketua Bidang termasuk undangan khusus Ketua PWI Tabagsel H Kodir Pohan .

Dalam Tausiah, H.Muhammad Asroi Saputra Hasibuan,MA., mengingatkan para wartawan agar mengedepankan kesabaran, verifikasi informasi, serta menghindari penyebaran berita hoaks dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Pesan itu disampaikan Asroi dalam tausyiah pada kegiatan buka puasa bersama sekaligus penyantunan anak yatim yang di gelar di sekretariat JMSI bulan Ramadan 1447 Hijriah, Kamis.

Menurut dia, keimanan seorang wartawan tidak hanya diukur dari ibadah, tetapi juga dari integritas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia mengutip pesan Al-Qur’an yang menekankan pentingnya melakukan tabayun atau klarifikasi ketika menerima suatu informasi.

“Jika seorang fasik datang membawa berita, maka telitilah kebenarannya agar tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan,” ujarnya.

Asroi mengatakan, kesabaran menjadi kunci penting dalam profesi wartawan, terutama saat menunggu konfirmasi dari narasumber.

Menurutnya, berita yang dipublikasikan tanpa verifikasi berpotensi menjadi hoaks dan dapat menimbulkan penyesalan di kemudian hari.

Ia juga mengingatkan agar wartawan tidak mudah terpancing isu atau provokasi dari pihak tertentu yang dapat menyesatkan pemberitaan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga konteks dan akurasi dalam mengutip pernyataan narasumber agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Jangan hanya memotong bagian yang sensasional. Wartawan harus menyampaikan informasi secara utuh dan benar,” katanya.

Asroi menilai profesi wartawan memiliki peran besar dalam menyampaikan kebenaran, bahkan dapat menjadi ladang pahala jika digunakan untuk membela keadilan dan menyuarakan kebenaran.

Namun sebaliknya, ia mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang salah juga dapat menjadi dosa yang terus mengalir selama berita tersebut masih disebarkan.

Setelah tausiah dilanjutkan dengan membagikan bantuan dan santunan anak yatim, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan sholat magrib di akhiri dengan rapat ringan dan perkuat silaturahmi dan rencana program JMSI Tabagsel .

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini