SMGP Goes to School, Edukasi Siswa Tentang Industri Panas bumi

MADINA,Sumtengpos – Perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) melaksanakan kegiatan goes to school ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Puncak Sorik Marapi, Desa Huta Lombang Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kamis (18/01/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala teknik Panas Bumi PT SMGP, Ali Sahid didampingi Koordinator community development, Ngalim beserta tim. Sedangkan dari pihak sekolah dihadiri Kepala SMPN 1, Saharni SPd beserta seluruh siswa dan tenaga pengajar. Kegiatan ini bertema “Kenal Dengan Sorik Marapi Geothermal Power sebagai perusahaan Panas bumi (PLTP)”

Melalui kegiatan ini, Perusahaan yang digawangi KS Orka tersebut memberikan edukasi atau pendidikan kepada siswa seputar pentingnya peran PLTP bagi negara khususnya Kabupaten Madina. Selain itu, SMGP juga menjalin kerja sama dengan pihak sekolah melalui beberapa program yang dicanangkan, sesuai dengan komitmen perusahaan dibidang pendidikan.

“Ini bertujuan untuk memberikan pengenalan terhadap pelajar SMPN 1 Puncak Sorik Marapi perihal apa itu industri Panas bumi, bagaimana sistemnya dan apa dampak positifnya bagi daerah maupun masyarakat, sehingga para pelajar punya pengetahuan dasar,” ucap Ngalim.

Pantauan media, pelajar terlihat cukup antusias mengikuti kegiatan pemaparan seputar energi baru terbarukan, khususnya Panas bumi. Hal itu dapat dilihat melalui sesi tanya jawab antara pelajar dengan pihak SMGP.

“Ada beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh pihak pelajar yang melebihi ekspektasi kita. Ternyata mereka begitu tanggap dengan materi yang kita sampaikan,” sambung Ngalim.

Pada momen tersebut, Kepala Sekolah SMPN 1 Puncak Sorik Marapi, Saharni menyampaikan apresiasi terhadap PT SMGP yang telah menunjukkan keseriusan dalam membantu meningkatkan kualitas pelajar mengenai lingkungan, Bahasa Inggris, dan industri Panas bumi.

“Terima kasih kepada pihak SMGP, semoga kerja sama ini tetap berlanjut dan ilmu yang diperoleh pelajar dapat bermanfaat. Kemudian kita juga sudah menyampaikan keinginan kita kepada perusahaan untuk bersedia membina SMPN 1 Puncak Sorik Marapi meraih penghargaan Adiwiyata,” ucap Saharni.

Kepala Teknik Panas Bumi, Ali Sahid menyebut kegiatan ini merupakan pelaksanaan salah satu dari 5 pilar CDCR PT SMGP yakni pilar Pendidikan. Apalagi SMPN 1 merupakan sekolah yang berada di wilayah kerja perusahaan PT SMGP.

“Tentu kita siap untuk bersinergi dan melakukan pembinaan terhadap SMPN 1 Puncak Sorik Marapi. harapan kita ilmu yang diberikan bisa bermanfaat dan dapat diimplementasikan, bukan hanya sebatas seremonial saja, karena indikator keberhasilan CSR itu adalah jika penerima manfaat mempunyai kemauan yang kuat,” sebut Ali.

Ali juga memberikan motivasi kepada para pelajar tentang pentingnya kedispilinan serta kejujuran yang harus dipupuk sejak dalam masa pendidikan.

“Dulu ketika saya memulai berkarir sebagai teknisi, kebanyakan yang bekerja di perusahaan Panas bumi multi nasional dan tambang itu orang Amerika, Australia dan New Zealand. Tapi hari ini, orang Indonesia sudah mampu mengisi posisi tersebut, mulai dari terendah hingga barisan petinggi. Untuk itu saya berharap kedispilinan dan kejujuran itu dapat ditingkatkan sejak dini,” pungkas Ali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here