PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X SMA Swasta KAMPUS PADANGSIDIMPUAN

PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X SMA Swasta KAMPUS PADANGSIDIMPUAN
HEKA AFRIANNUR ,M.Pd.I, JULIANA,M.Pd, Olivia Feby Mon Harahap, M.Pd

Pada hakekatnya kegiatan pembelajaran adalah suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam satuan pembelajaran. Guru sebagai salah satu komponen dalam proses belajar mengajar merupakan pemegang peran yang sangat urgen. Guru bukan hanya sekedar penyampai materi saja, tetapi lebih dari itu guru dapat dikatakan sebagai sentral pembelajaran.
Kesuksesan dalam pendidikan terdapat beberapa unsur penting yang harus dipenuhi, salah satunya adalah guru sebagai pendidik. Sebagai pendidik yang selalu berkecimpung dalam proses belajar mengajar pastilah menginginkan proses belajar yang efektif dan efisien, Maka dari itu penguasaan materi saja tidaklah cukup, seorang guru harus menguasai berbagai metode pengajaran yang tepat dan sesuai dengan materi yang akan diajarkan.
Pendidik harus pandai memilih dan menggunakan metode yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Metodologi pembelajaran sebenarnya sama dengan Meto-dik, yakni suatu ilmu yang membicarakan bagaimana cara atau teknik menyampaikan bahan pelajaran terhadap siswa agar tercapai suatu tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.[ M Baysiruddin Usman, Metodologi Pembelajaran Agama Islam (Jakarta: Ciputat Press, 2010), h. 4]Disinilah kehadiran metode menempati posisi penting dalam penyampaian bahan pelajaran.
Begitu banyak cara untuk mencapai tujuan pembelajaran yang memuaskan siswa sehingga terjadi perubahan belajar dalam dirinya. Cara untuk mencapai tujuan pembelajaran adalah dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran, salah satunya yaitu dengan menggunakan metode Mind Mapping. Agama merupakan masalah yang abstrak, tetapi dampak/pengaruhnya akan tampak dalam kehidupan konkret. Agama dalam kehidupan sosialmempunyai fungsi sebagai sosialisasi individu, yang berarti bahwa agama bagi seorang anak akan mengantarkannya menjadi dewasa. Pendidikan Agama Islam di sekolah bertujuan untuk meningkatkan keyakinan, pemahaman, penghayatan, pengamalan peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia. [ Ramayulis, Metodologi Pendidikan Agama Islam (Jakarta: Kalam Mulia, 2014), h. 22]
Mengarah pada Mata Pelajaran Agama, sekarang banyak siswa yang kurang memperhatikannya, bahkan dianggap kurang menarik oleh sebagian peserta didik, hal ini disebabkan karena pembelajaran yang kurang bervariasi dan tidak tepatnya metode yang digunakan. Berdasarkan data yang di dapat melalui wawancara dan observasi, bahwasannya pelajaran Pendidikan Agama Islam disekolah siswa cenderung bosan dan kurangnya antusias dalam proses pembelajaran di kelas, dikarenakan metode yang digunakan guru kurang bervariasi dan bersifat pasif sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran dikelas yang dampaknya hasil belajar siswa belum mencapai ketuntasan yang maksimal.[ Observasi pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII (SMPN 1 Karang Tanjung, 27 Agustus 2018) ] Oleh karena itu, dari uraian permasalahan diatas, peneliti berupaya untuk menyusun penelitian ini dengan judul: “Pengaruh Metode Mind Mapping Terhadap Hasil BelajarSiswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. (Studi Eksperimen di KELAS X SMA Swasta KAMPUS PADANGSIDIMPUAN)”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here